STANDAR PRODUK INTERNASIONAL ( ISO ) DAN NASIONAL BPOM - HALAL MUI. SELURUH GAMBAR SERTIFIKASI LEGALITAS KLINIK DE NATURE INDONESIA DAPAT KAMI INFOKAN MELALUI CHATTING WHATSAPP - LINE JUGA SEBAGIAN TESTIMONI PERKEMBANGAN PASIEN BESERTA HASIL LABORATORIUM SETELAH KONSUMSI OBAT DE NATURE BUKTI RESI KIRIMAN LUAR NEGERI DAN DALAM NEGERI YANG BISA DICEK SECARA ONLINE SEBAGAI REFRENSI PAKET TELAH SAMPAI TUJUAN
Beranda » cara mengobati hiv » Cara Mengobati HIV

Cara Mengobati HIV

Kode : -
Berat : 300 gram
Stok : Ready Stock
Kondisi : Baru
Kategori : cara mengobati hiv, CD4 Orang Normal Atau Sel Darah Putih Mencapai Antara 500 - 1200 Cel, Nilai Normal CD4
Dilihat : 2.884 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Cara Mengobati HIV kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Cara Mengobati HIV

Ulasan Seputar AIDS : Tanda, Faktor, Pengobatan

Sebelum merambah lebih mendalam mengenai tema ‘ cara mengobati hiv aids ‘ admin ingin mengajak Anda sejenak untuk melihat visualisasi dari profil perusahaan herbal indonesia berikut ini :

Bicara mengenai pengobatan alternatif khususnya yang berbasis jamu tradisional, keberadaan Anda yang saat ini sedang mengunjungi salah satu website resmi dari perusahan herbal yakni CV. De Nature Indonesia, tentu memposisikan diri sebagai pelanggan yang memiliki sikap lebih teliti atau bijak dalam menganalisa sekaligus menentukan pilihan yang berhubungan dengan kesehatan. Oleh karena memang tidak sedikit produk kesehatan yang beredar di luar sana sebagian masih belum memenuhi standar operasional perusahaan khusunya obat – obatan.

Aspek mendasar sebagai acuan kualitas suatu produk dari perusahaan yang sehat biasanya telah memenuhi kriteria khusus berupa legalitas produksi atau sertifikasi izin edar baik pada skala nasional maupun internasional seperti yang terlihat pada video di atas 🙂

Devinisi Umum Penyakit Hiv Atau Aids

Kepanjangan kata dari HIV adalah Human Immunodeficiency Virus yaitu jenis virus khusus yang dikenal sebagai pemicu dari penyakit berat dan berbahaya yang lazim disebut dengan istilah lain AIDS. Tipe Virus tersebut berdampak pada sistem kekebalan tubuh penderitanya, walhasil serangan virus ini beresiko tinggi mengancam jiwa serta berdampak pada potensi tubuh terhadap serangan penyakit dan infeksi. Lalu bagaimana cara mengobati hiv yang dianjurkan oleh para ahli serta penanganan dini seperti apa yang seharusnya dilakukan bagi setiap ODHA agar virus yang bersarang didalam tubuh tidak semakin berkembang signifikan ? Anda bisa temukan uraian singkat pada beberapa paragraf berikutnya.

↓ BACA JUGA
Pengobatan Hiv Aids Secara Alami
Adakah Pengobatan Hiv Secara Islam

cara mengobati hiv

image liputan6

Adapun bagi seseorang yang terdiagnosa positif di dalam tubuhnya terpapar virus jenis ini maka memiliki potensi lebih besar untuk dapat terinfeksi jenis keluhan lainnya terutama penyakit kanker. Bagi yang awam tentang cara membaca hasil dari uji lab, barangkali kutipan berikut ini sedikitnya bisa memberikan penilaian atau gambaran sepintas mengenai status tes laboratorium itu seperti apa ? salah satu contohnya ialah apabila poin dari CD4 atau sel-T menunjukkan kurang dari 200 maka angka tersebut memberikan pengertian bahwa orang yang melakukan tes lab tadi terindikasi kuat mengidap AIDS.

Faktor Pemicu Penyakit Hiv

Sesorang yang positif terinfeksi, tidak lain dipicu oleh jenis virus yang disebut human immunodeficiency virus dimana jenis virus ini bersifat meleburkan sel CD4 yang berada dalam tubuh. Perlu diketahui bahwa Sel CD4 merupakan sel darah putih yang memiliki peranan penting dari tubuh manusia sebagai pelindung utama sekaligus penangkal dari segala infeksi dan penyakit yang dapat membahayakan tubuh. Penyebaran virus jenis ini melalui cairan vagina, air mani, serta darah. Selain mengetahui apa saja yang menjadi faktor pemicu dari penyakit jenis ini, pembaca juga dapat mengunjungi halaman web lainnya tentang

Ada beberapa faktor yang termasuk dalam pemicu lainya dari virus penyakit ini :

  • Aktifitas seksual yang kerapkali dilakukan tanpa alat kontrasepsi dengan pengidap positif AIDS
  • Aktifitas hubungan intim dengan beberapa mitra seksual
  • Pernah berhubungan intim dengan para pemakai narkoba dan pelaku seks komersil
  • Memakai jarum suntik yang tidak steril alias bekas suntikan dari pengguna obat terlarang
  • Memakai jarum suntik untuk seni tato dan tindik dalam keadaan tidak steril
  • Mempunyai riwayat penyakit menular seksual  semisal kencing nanah, kutil kelamin, herpes, sipilis dll
  • Transfusi darah yang tidak steril dari tipe virus tersebut

Keluhan Tiap Fase

Penyakit seperti AIDS umumnya akan terus berkembang  dalam beberapa tahapan dimana fase dari penyakit ini penderita akan mengalami gejala atau keluhan yang tidak sama pada setiap peralihan stadium.

Fase pertama berupa istilah Seroconvertion alias infeksi akut, dalam durasi sekitar dua sampai enam minggu masa jeda atau yang dikenal dengan istilah periode jendela setelah terdiagnosis mengidap Virus tersebut. Dalam masa fase ini maka tubuh penderita akan terus berusa melawan virus yang terus berkembang dengan begitu dampak dari perlawanan tubuh terhadap virus tadi biasanya menimbulkan keluhan awal dengan gejala menyerupai flu. Masa berlangsungya pada stadium ini kisaran satu sampai dua minggu.

Berikut keluhan yang biasanya dialami :

  • Diare
  • Demam
  • Pegal dan lemas
  • Mual dan muntah
  • Sakit kepala
  • Bercak atau ruam merah di badan
  • Nyeri otot dan tenggorokan

cara mengobati hiv aids

Fase kedua yang diistilahkan Asimptomatis alias tanpa gejala, apabila telah melawati gejala pertama artinya stadium kedua telah berlalu. Adapun infeksi yang berlangsung mengendalikan sistem kekebalan tubuh ketika imunitas tubuh belum mampu memberikan perlawanan secara penuh. Periode ini biasanya berlangsung cukup lama bisa sampai sekitar sepuluh tahun bahkan ada yang melebihi dari masa tersebut, sepanjang kurun waktu itu lazimnya penderita tidak merasakan keluhan sedikitpun. Justru dengan kondisi seperti itu yang patut diwaspadai adalah virus yang terdapat dalam tubuh perlahan namun pasti akan terus menyerang sel-T CD4 dimana ukuran normal semestinya berada pada angka antara 450 sampai 1400 sel per mikroliter. Pada stadium ini merupakan dimana terjadinya infeksi terhadap banyak individu yang tidak disadari telah memaparkan virus pada orang lain.

Fase ketiga ialah AIDS sebutan ini sangat familiar dimasyarakat umum yang mana stadium ini merupakan akhir dari infeksi penyakit HIV. Penentuan faktor dalam fase ini yaitu ketika poin dari CD4 menunjukkan angka menurun pada kisaran dibawah 400 per mikroliter.
Dampak yang lebih serius berpotensi terjadi pada fase ini diantaranya :

  • Diare berkepanjangan (berlangsung hingga beberapa bulan)
  • Bobot tubuh menurun drastis
  • Infeksi jamur pada organ tubuh seperti mulut, tenggorokan, vagina
  • Terjadinya pendarahan yang kurang lazim
  • Keringat dingin saat malam hari
  • Sangat mudah lelah ketika melakukan aktifitas (berlangsung lama)
  • Pembengkakan kelenjar getah bening pada leher atau pangkal
  • Mengalami demam dalam hitungan minggu
  • Sesak napas dam mudah memar
  • Warna kulit keunguan pada organ tubuh yang sukar hilang

Jika seseorang memiliki ciri atau tanda dari keluhan fase pertama dan ketiga dapat menemui dokter ahli yang biasa menangani ODHA. Sedangkan untuk mendiagnosa dari penyakit tersebut dapat berkonsultasi dengan dokter umum guna mengatasi barangkali terdapat jenis penyakit lain dalam tubuh. Berbagai tes akan dilakukan Dokter terhadap Anda guna mendiagnosa penyakit tersebut secara komprehensif seperti:

  • Pemeriksaan RNA (pendeteksian penyakit antara 10 hari sesudah terpapar dengan biaya relatif mahal)
  • Pemeriksaan system kekebalan tubuh atau antibodi (mendeteksi infeksi kisaran tiga sampai enam minggu sesudah terpapar)
  • Pemeriksaan antigen (bisa positif paling awal tiga minggu sesudah paparan)

Beberapa Metode Dalam Mengobati Hiv Aids

Ada sejumlah cara yang bisa Anda terapkan baik itu secara mandiri (pengobatan rumahan) misalnya melalui tanaman herbal atau (secara medis) mengkonsumsi jenis obat tertentu dimana berdasarkan pengalaman yang beredar dari pasien hiv aids yang pernah menjalaninya untuk pengobatan ini dilakukan seumur hidup dapat berkonsultasi langsung dengan seorang dokter ahli yang biasa menangani pasien hiv aids (odha) .

Adapun mengenai terapi rumahan yang bisa dilakukan secara mandiri ialah dengan memilih yang dirasa mudah dan cocok sekaligus menerapkan sejumlah tips sederhana atau terapi tradisional berikut, diantaranya :

Ketumbar
Salah satu jenis rempah satu ini memiliki senyawa aktif berupa yang memberi efek antiradang – antivirus – antiinfeksi maka tak heran tanaman herbal ini terbukti ampuh untuk menangkal bakteri atau virus jahat yang mengakibatkan infeksi tadi.

Lidah Buaya
Tanaman yang dalam bahasa latin dengan sebutan Aloe Vera ini ternyata dibalik tampilan yang agak ‘sangar’ sebab tonjolan duri dipermukaannya mempunyai segudang khasiat termasuk salah satu diantaranya dapat digunakan sebagai terapi herbal untuk penyakit hiv terutama pada keluhan sukar buang air besar yang terkadang dialami oleh sebagian pengidap hiv.

Kayu Manis
Sajian efektif berupa antioksidan yang diberikan kayu manis dari kandungan polifenol dipercaya mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap gempuran radikal bebas yang mengakibatkan infeksi berbagai jenis penyakit. Rekomendasi jenis kayu manis yang paling sering dipakai di dunia (ekstrak varietas Cassia) diyakini mampu menekan keganasan virus hiv.

Terapi Bawang Putih
Sifat antibiotik alami yang terdapat pada bawang putih berguna untuk memperkuat pertahanan tubuh yang lemah sehingga tidak mudah terkena penyakit akibat serangan virus dan bakteri jahat. Manfaat lain yang disajikan adalah dampak antioksidan dari senyawa alisin dipercaya membasmi radikal bebas yang masuk dalam tubuh.

Konsumsi Jamur
Memakan jamur tiram, jamur kuping, jamur shitake, jamur lingchi, jamur kancing, jamur merang, sebagian besar berkhasiat untuk untuk melindungi sel dan memperbaiki jaringan tubuh. Menangkal virus serta menambah daya tahan tubuh yang lemah

Ginseng
Memberikan dampak positif dalam mengatasi penurunan kekuatan tubuh akibat virus melalui sifat adaptogenik dari ginseng berperan menstimulasi antibodi dalam darah serta jumlah sel darah putih cd4 terlebih bagi odha ‘hiv aids’ dengan begitu sistem imun menjadi stabil sekaligus mampu mencegah berbagai infeksi penyakit

 Teh Hijau
Kandungan zat antioksidan seperti polifenol, asam amino, enzim, senyawa katekin, kaya akan asam folat kalium vitamin b, c, e, mangan, kafein, magnesium, sederet senyawa ini berpengaruh besar terhadap perbaikan sistem kekebalan tubuh bagi penderita hiv.

Minum Suplemen Kaya Vitamin Untuk Imun Tubuh
Untuk merk yang bagus Anda bisa mencarinya sendiri ya 🙂 baik secara online atau apotek terdekat.

Minyak Daun Basil
Tumbuhan tradisioanal ini dipercaya dapat mengatasi masalah pencernaan, khasiat lainnya adalah melawan infeksi bakteri dalam tubuh.

Bijian Adas
Salah satu gejala yang kerap dialami mayoritas penderita hiv yaitu penurunan berat badan secara drastis, tentu hal ini berkaitan dengan daya nafsu makan yang berkurang. Oleh karena itu memanfaatkan adas sebagai opsi yang layak dicoba untuk memulihkan selera makan supaya tidak semakin ‘drop’.

Biji Kapulaga
Tanaman satu ini ternyata tidak kalah berkhasiat dibanding dengan sederet tumbuhan yang telah disebutkan sebelumnya, karena sejumlah manfaat yang bisa dirasakan seperti menekan stress, mencegah infeksi bersifat antimikroba, membantu pencernaan. Dari beberapa keluhan tersebut yang pasti masih berhubungan dengan hiv aids.

Cengkeh
Bagi pengidap penyakit hiv biasanya akan melewati fase dimana mengalami keluhan berupa diare dalam waktu yang lama (berbulan-bulan). Nah ternyata masih banyak yang belum mengetahui bahwa cengkeh termasuk rempah yang diyakini dapat menanggulangi diare, dan satu lagi yang luput ialah membantu menambah nafsu makan.

Sedangkan cara mengobati hiv aids ala medis yang umumnya digunakan atau dikonsumsi adalah

Pengobatan Dengan Konsumsi ARV (antiretroviral)
Minum Obat ART (anti retroviral terapi)
Khusus Ibu Hamil (konsumsi ARV dan disarankan persalinan sesar)

Terapi biasanya dilakukan terutama bagi seseorang yang positif terinfeksi yaitu berupa cocktail yang berarti kombinasi beragam jenis pengobatan yang terkenal dengan sebutan obat antiretroviral berfungsi sebagai pemulihan layaknya sediakala pada sistem imunitas tubuh. Walau demikian bahwa cara mengobati hiv tersebut nyatanya tidak bertujuan sebagai pembasmi virus akan tetapi setidaknya dapat bekerja optimal dalam melawan dampak serius virus yang bersarang dalam tubuh. Ketika poin jumlah sel-T CD4 menunjukkan angka membaik dari jumlah sebelumnya yang berarti naik maka resep pengobatan lanjutan sudah dapat diberikan kepada pasien guna menghindari adanya jenis infeksi baru dari penyakit lainnya. Melalui perantara penanganan yang sesuai tentu dapat menjadikan banyak individu yang positif terinfeksi akan dapat beraktifitas layaknya orang normal pada umumnya.

Ulasan customer dinonaktifkan: Cara Mengobati HIV

Maaf, form ulasan customer dinonaktifkan untuk produk ini

SIDEBAR
Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.